Kita tahu bahwa di zaman sekarang ini dunia semakin hari semakin parah. Baik itu dari segi manusianya, alamnya, maupun dari perilakunya. Dan itu sudah jadi sunnatullah bagi dunia dan alam ini. Akibat kerusakan itu, tidak sedikit orang yang merasa hampa hati dan pikiran dari ingat Allah SWT. Mengapa? ditengah persaingan dunia yang semakin kencang menjadikan insan lupa kepada tuhan dan hanya ingat kepada materi saja. Akhirnya banyak manusia stres gara-gara memikirkan dunia.
Untuk mencari solusi penyakit hati atau ruh tersebut, tidak serta merta seorang dokter bisa menyembuhkannya. Yang bisa menyembuhkan penyakit tersebut adalah diri sendiri dengan cara melakukan amalan sebagaimana yang diajarkan di dalam Islam, yakni berdzikir. Jika seseorang sudah lupa daratan dan yang ada di dalam hatinya penuh dengan unsur duniawi, maka bisa dijamin tuhan sudah tersisihkan. Jika tuhan sudah tersisihkan, maka ia pun terasa jauh dari tuhan.
Berdzikir di dalam Islam sangat dianjurkan, baik pada pagi, siang, maupun malam hari. Selain itu, berdzikir tidah harus di masjid, namun di segala tempat yang memang pantas untuk melakukan dzikir, maka hal itu dianjurkan untuk selalu mengingat Allah. Berdzikir tidak harus mengeluarkan biaya banyak. Cukup mengotimasikan hati dan pikiran dengan mengingat Allah dengan sebenar-benar ingatan.
Dzikir menurut istilah adalah mengingat Allah baik dengan cara diucapkan dengan lisan maupun dengan hati. Dzkir juga bisa berarti membaca kalimat-kalimat tertentu dengan tujuan mendekatkan diri kepada Allah.
Allah berfirman : "Hari orang-orang beriman, berdzikirlah dengan menyebut nama Allah dzikir yang sebanyak-banyaknya dan bertaubatlah kepadanya di waktu pagi dan petang" (Q.S. Al-Ahzab : 41- 42)
Orang Indonesia banyak sekali yang melakukan dzikir ketika habis shalat. Bagi sebagian orang ada yang enggan melakukannya, namuan bagi mayoritas mereka melakukan perbuatan ini.
Perlu diketahui sebagaimana dasar dzikri tersebut bahwa dzikir tidak terbatas waktu dan tempat. Allah menyuruh kita untuk melakukan dzikir sebanyak-banyaknya. Artinya melakukan dzikir bisa dengan cara sendiri-sendiri dan juga bisa dengan berjamaah. Dan itu tidak ada larangannya selagi perbuatan yang dilakukan bukan perbuatan maksiat.
Hal ini tergantung selera masing-masing. Jika anda nyaman berdzikir dengan banyak orang maka lakukanlah. Namun jika tidak, maka tinggalkanlah. Namun jangan sekali-kali mencela orang yang berdzikir berjamaah. Jika anda sudah mencela mereka, sama halnya anda tidak suka dengan orang berdzikir. Masalah diterima dan tidaknya amalan dzikir hanya Allah yang tahu.
Tata Cara Melakukan Dzikir
Dzikir termasuk amalan ibadah yang semestinya harus dilakukan dengan beberapa hal:
- Hendaknya ketika dzikir dilakukan dengan penuh ikhlas karena Allah, bukan karena manusia atau mahluk lain.
- Dalam berdzikir hendaknya diucapkan dengan suara penuh halus, pelan, dan dengan hati yang khusyu'
- Sebaiknya sebelum anda melakukan dzikir, bersucilah dari hadast dan najis
Manfaat Dzikir Kepada Allah
Orang yang berdzikir akan memperoleh banyak manfaat bagi dirinya baik selama di dunia maupun di akhirat kelak.
- Menjadi dekat kepada Allah dan sekaligus bisa jadi benteng diri dari melakukan perbuatan maksiat
- Menjadikan hati tenang dan tentram
- Dimanapun berada merasa dilindungi oleh Allah
- Dzikir dapat menghilangkan pikiran-pikiran kotor sebab pikiran kita selalu mengingat Allah
- Diakhirat kelak akan mendapatkan balasan sebagaimana amal ibadah kita selama hidup di dunia
Wirid Pada Pagi dan Petang Hari
Jika anda gemar dan ingin selalu melakukan amalan dzikir, sebaiknya dilakukan dengan cara istiqomah atau konsisten. Tujuannya apa, dengan melakukan amalan yang konsisten, maka anda benar-benar ingin mengingat Allah baik dalam saat susah maupun dalam saat senang. Terkadang ada orang mau berdzikir hanya pada saat-saat susah saja, namun pada saat senang, lupa dengan Allah. Hal inilah yang kadang jadi tanda tanya, ingat Allah hanya pada waktu susah, namun kala sudah hilang susah, lupa. Apakah ini sebenar-benar iman yang kuat?
- Anda bisa melakukan dzikir pada pagi hari, sekitar habis shalat subuh dengan membaca aurat Wildul Latif, sekumpulan dzikir yang dijadikan satu dengan nama wirdul latif, Karya Imam Abdullan bin Alwi Al-Haddad.
- Untuk waktu petang sekita habis melakukan shalat maghrib, anda bisa membaca wiridan ratibul attos, sekumpulan wirid karya Imam Abdullah bin Alwi Al-Haddad.
Atau jika anda punya amalan dzikir lainnya, usahakan dilakukan dengan konsisten. Salah satu amal manusia yang dicintai Allah adalah amal yang konsisten atau istiqomah, walaupun amalan itu sedikit. Dan ada yang mengatakan, jalan menuju maqom derajat kewaliyan adalah dengan cara melakukan amalan yang konsisten.


