Sholat Taubat Dan Dasar Hukumnya. Sebagai manusia tidak lepas yang namanya dengan dosa. Dosa menjadi makanan sehari hari bagi kita. Namun Allah adalah tuhan yang maha bijaksana. Dengan sifat rahman dan rahimnya kita tetap dikasihi walaupun banyak melakukan dosa-dosa.
Banyak sekali macam-macam sholat yang dianjurkan di dalam Islam. Hanya saja, sholat taubat itu merupakan sholat memohon ampun kepada Allah akibat telah melakukan dosa-dosa. Seperti halnya sholat hajat, sholat ini bertujuan memohon hajat kepada Allah melalui ibdah sholat.
Sholat taubat bisa dilakukan kapan saja selagi tidak melakukan sholat di dalam waktu-waktu yang diharamkan. Tatacara atau gerakan sholat taubat juga sama dengan sholat-sholat lainnya. Hanya saja, niat sholat berbeda dengan sholat maktubah. Adapun ketika sudah melakukan sholat taubah disunnahkan untuk membaca surat-surat tertentu.
Abu Bakar r.a berkata :
"Aku mendengar Rasulullah Saw. bersabda : apabila seseorang telah melakukan suatu dosa kemudian ia bangkit untuk bersuci, mengerjakan sholat, memohon ampun kepada Allah, maka Allah akan mengampuni dosanya. Kemudian beliau membaca, Dan (juga) orang-orang yang apabila mengerjakan perbuatan keji atau menzalimi diri sendiri, segera mengingat Allah, lalu mohon ampun atas dosa-dosanya, dan siapa lagi yang dapat mengampuni dosa-dosa selain Allah? Dan mereka tidak meneruskan perbuatan dosa itu, sedang mereka mengetahui. Balasan bagi mereka adalah ampunan dari Tuhan mereka dan surga-surga yang di bawahnya sungai-sungai mengalir, mereka kekal di dalamnya. (HR. Abu Dawud, Sunan Abu Dawud : 180)
- Pastikan sudah melakukan wudlu
- Niat Sholat Taubat
- Setelah baca fatihah, dianjurkan membaca surat al-Kafirun pada rekaat pertama dan rekaat ke dua dianjurkan membaca surat al-Ikhlas
- Salam
Dzikir setelah sholat taubah :
Setelah melakukan sholat taubat, tentu tidak lantas kita sudah bebas dari dosa-dosa dan kemudian bebas melakukan maksiat. Kunci dari taubatan nasukha adalah harus memenuhi juga syarat melakukan bertaubat. Sholat hanya sebagai sarana saja, sedangkan syarat taubat juga harus dilaksanakan.
Syarat bertaubat diantaranya adalah :
- Penyesalan atas dosa-dosa yang pernah dilakukan
- Tekad kuat tidak akan melakukannya
- Berhenti total tidak akan mengulangi dosa yang pernah dilakukan
- Ikhlas dalam melakukan taubat
- Bertaubat pada waktunya. Selagi masih hidup, jika mau bertaubat maka kemungkinan akan mendapatkan ampunan Allah


