Wasiat KH. Maemun Zubair, Tanda Kiamat Meninggalkan Pertanian

ads

KH. Maemun Zubair atau yang dikenal dengan Mbah Mun Sarang, merupakan sosok kiyai Sepuh Kharismatik. Mbah Mun menjadi rujukan masyarakat dan menjadi teladan dalam berperilaku. Beliau adalah kiyai yang tidak suka provokasi. Maka dari itu mbah Mun sangat menancap di hati masyarakat berkat kedalaman Ilmunya.

Wasiat KH. Maemun Zubair, Tanda Kiamat Meninggalkan Pertanian

Mbah Mun seringkali memberi nasihat kepada santri-santrinya yang kemudian banyak di share ke facebook dan dibagikan banyak orang. Kali ini saya ingin menulis kembali pitutur atau wasiat mbah Mun yang pernah di share orang lain di fb.

  • Orang Yahudi dulu mau mengajar kalau dikasih uang. Tetapi kebanyakan kiyai mondar mandir rokokan tidak mau mengajar kalau tidak dikasih uang

  • Orang di dunia itu ada yang senang dan ada yang susah. Semua itu bisa mendekatkan diri kepada Allah. Tetapi kalau di akhirat itu susah terus tempatnya di Neraka, kalau senang terus tempatnya di Surga

  • Untuk orang Islam itu ketika sedang susah disabari atau sabar, ketika senang disyukuri/bersyukur

  • Bagusnya dunia itu ketika pisah antara baik dan jelek, jeleknya dunia itu apabila campurnya baik dan jelek

  • Bagus bagusnya dunia itu orang yang bertakwa, yaitu tidak melakukan dosa besar maupun kecil semuanya ditinggal

  • Zaman akhir itu banyak orang yang mendemo tuhan dengan cara Istighotsah, seolah olah seperti mengatur tuhan

  • Kalau orang ahli tariqah atau tasawuf itu tidak ada bedanya baik dosa besar maupun kecil semuanya ditinggalkan

  • Orang itu yang bagus ialah tidak menyepelekan dosa meskipun kecil dan tidak sombong meskipun banyak amal

  • Dunia itu menjadi contoh atau cermin di akhirat

  • Nabi bersabda bahwa orang kaya akan membuat kota sendiri-sendiri dan orang miskin akan membuat desa sendiri sendiri

  • Yang namanya wali itu kalau kelihatan sudah tidak disiplin wali, karena wali itu tidak boleh dicontoh karena tingkahnya selalu berselisih dengan kebiasaan

  • Orang shalat malam kok mengajak-ajak, itu berarti kurang ikhlas, soalnya waktu malam merupakan waktu istirahat, jadi harus dari diri sendiri

  • Tanda tanda kiyamat itu orang sudah malas bertani karena untungnya sedikit 

Wasiat KH. Maemun Zubair, Tanda Kiamat Meninggalkan Pertanian Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Unknown
 

Top