Seorang ustad yang dijuluki bengkel hati banyak bertebaran di internet. Banyak situs yang sepaham dengan Abu Aqila menulis tentang sosok Abu Aqila yang jadi ustad bengkel hati. Dengan metode rukyah syar'i, yang dia lakukan, menjadikan ustad ini dijuluki ustad bengkel hati.
Sebenarnya apa itu bengkel hati?
Jika melihat kata bengkel, tentu kita akan tahu bahwa pekerjaan bengkel adalah memperbaiki hal yang rusak agar kembali baik. Seperti bengkel sepeda motor, yang dilakukan adalah memperbaiki kendaraan yang sudah rusak agar bisa menjadi baik. Bukan justru merusak kendaraan menjadi rusak. Namun kadang juga ada bengkel yang tidak ahli, alias amatiran, sehingga apabila disuruh untuk memperbaiki kendaraan justru tidak menjadi baik malah rusak. Apakah Abu Aqila demikian ?
Beberapa hari yang lalu, beredar foto di Facebook Abu Aqila memampang Foto Grand Syaikh Al Azhar yang sedang berciuman dengan Paus. Langsung saja foto itu menjadi heboh di media sosial atas ulahnya. Bayangkan, foto itu sama sekali merupakan fitnah dan perilaku yang kurang ajar.
Setelah ditelusuri, ternyata foto itu hasil editan yang kemudian dirangkai seolah olah melakukan ciuman beneran. Foto editan itu ternyata Grand Syaikh Al Azhar yang sedang Shalat berjamaah yang kemudian direkayasa dengan cara di edit berciuman dengan Paus. Naudzubillah.....
Banyangkan, foto yang sedang sholat diedit dengan paus dengan posisi saling ciuman. Seorang ustad seharusnya tahu dan paham, bahwa orang yang melakukan sholat merupakan kondisi yang sedang menghadap Allah Swt. Akan tetapi, bagi Aqila Bengkel hati ini, tertutup mata dan hatinya dengan tanpa merasa berdosa sama sekali.
Kira kira anda tahu sendiri, hati Abu Aqila apakah sudah waras atau justru rusak, sakit?
Sudah sepatutnya menjadi ustad bengkel hati itu memberikan contoh bauk bagi masyarakat, bukan melakukan hal yang menimbulkan fitnah. Apa yang dilakukan Abu Aqila itu tidak mencerminkan seorang yang punya hati waras. Hati Abu Aqila juga perlu dibengkeli sendiri supaya tidak mudah melakukan kemung
Saya tidak bisa membayangkan, bagaimana orang orang yang sudah berbengkel hati kepadanya? Apakah justru tambah jelek atau lebih baik?.
Semoga Allah memberikan hidayah kepadanya kembali kepada Jalan yang lurus, Amin...
Alfatihah....................................

