Terlalu banyak bergurau dapat menyebabkan :
-matinya hati.
-hilangnya wibawa.
-rasa dendam.
Sayyidina Umar bin khottob berkata :
"Siapa yg banyak bercanda maka ia akan dianggap remeh(disepelekan). Beliau
berkata : "Taukah kalian mengapa gurauan itu dinamakan MIZAAH المزاح?
karena ia melenceng (زاح)
dari kebenaran.
Ulama Ahli hikmah mengatakan: terlalu banyak bergurau itu dapat menghilangkan
akal sehat dan dapat memutuskan pertemanan.
Para ulama mengatakan :
Segala sesuatu itu ada benihnya,dan benih dari permusuhan adalah gurauan. Maka
suatu kesalahan besar jika ada orang yang menjadikan gurauan sebagai PROFESI.
Imam Ghazali mengatakan :
Boleh saja kalian bercanda asalkan:
-tidak berbohong
-tidak menyakiti -tidak sering/ terus menerus.
Sayyidina Umar bin abd aziz berkata:
" Bertakwalah pd ALLAH dn waspadalah terhadap gurauan. Karena hal itu
dapat menyebabkan dendam dan perbuatan buruk.
Duduklah engkau dengan saling memperdengarkan alquran/ alhadits . Bila kau tak
mampu maka ceritakanlah kisah kisah para auliya. Bila tak mampu juga maka
ucapkanlah kata kata yg baik.
AbduLLAH bin 'abbas berkata :
Siapa yang berbuat dosa dalam keadaan tertawa maka ia akan masuk neraka dalam
keadaan menangis.
Dikatakan : Imam Hasan albashri tidak pernah tertawa slama 30 tahun hingga ia
wafat karena takutnya ketika membaca ayat ayat adzab dalam alquran. Muhammad
bin wasi' berkata : " Jika kelak kalian melihat org yg menangis saat
berada disurga ..bukankah itu mengherankan??
Maka lebih mengherankan jika ada org yang berada dunia dalam keadaan tertawa
sedangkan ia belum tahu akan nasibnya diakherat kelak. Bersabda RasuluLLAH SAW
:
"SEANDAINYA KALIAN MENGETAHUI APA" YG AKU KETAHUI..MAKA KALIAN AKAN
SEDIKIT TERTAWA DAN BANYAK MENANGIS.

