Cara Agar Tidak Diperbudak Harta Dunia

ads

Segala yang ada di dunia ini semuanya adalah mahluk. Definisi mahluk sendiri segala yang selain Allah SWT. disebut dengan mahluk. Manusia, malaikat, jin, hewan, dan sebagainya disebut mahluk. Dan mahluk itu bersifat lemah. Tak ada mahluk yang menandingi kuasa tuhan sang pencipta.

Cara Agar Tidak Diperbudak Harta Dunia

Ketahuilah, kadang manusia lupa, jika diberi nikmat dan rejeki yang banyak, ia melupakan sang pemberi nikmat. Seakan dirinya paling kuasa, paling pintar, paling cerdas, paling hebat, dan paling kaya. Padahal di balik itu, jika tanpa kuasa Allah, maka apalah arti manusia. Manusia hanyalah kumpulan daging, darah, tulang, dan nyawa. Jika semua itu diambil, tak akan jadi manusia.

Allah berfirman dalam surat Ali 'Imran ayat 109 : "Kepunyaan Allah-lah segala yang ada di langit dan di bumi; dan kepada Allahlah dikembalikan segala urusan."

Ketika kita bangga dengan apa yang kita miliki sekarang ini, maka segera ingatlah kepada tuhan mu. Kebanggaan mu itu tidak akan abadi. Sampai sampai untuk melanggengkan kejayaan dan kebanggaan  yang kau miliki di dunia ini, kau melakukan segala cara. Entah yang kau banggakan itu harta, ilmu, wanita, tahta, dan lain sebagainya, cepat atau lambat akan kembali kepada sang pemiliknya.

Maka dari itu, ingat pada ayat di atas, bahwa jika saat ini anda kaya, maka jangan sampai anda diperbudak oleh kekayaan itu. Cukup berdoalah, jadikan kekayaan itu hanya dalam genggaman tangan saja, bukan di hati. Jika harta sudah masuk ke dalam hati, maka sifat iblis akan menjelma dalam langkahmu. Percayalah itu.

Dalam sebuah kisah, Seorang sufi terkenal, Jalaludin Rumi, mendapat sebuah teguran yang membuat kita bisa merenung. Suatu ketika, guru Jalaludin Rumi, namanya Syamsudin Tabrizi, berkunjung  ke rumah Jalaludin Rumi. Gurunya meminta supaya Jalaludin untuk menyiapkan minuman (khomr). Melihat permintaan itu, rumi kaget dan seakan tak percaya gurunya minta disediakan. Rumi mengelak, bahwa di rumahnya tak disediakan minuman seperti itu.

Melihat hal itu, Guru Rumi berkata, malam ini saya ingin dijamu minuman itu. Jika tidak, aku tak akan bicara dan tak mau bicara dengan mu. Jika kamu masih merasa jadi muridku, maka sekarang carikan aku minuman itu.

Mendengar perintah sang guru, rumi mengatakan, jika aku membeli minuman itu dan banyak orang yang tahu kalau aku beli minuman itu, maka hancur nama baikku. Singkat cerita, Rumi pun akhirnya keluar rumah membeli minuman itu dengan cara menyembunyikannya di balik jubah yang ia kenakan.

Tak di sangka, Rumi diketahui oleh orang nasrani karena memang penjual itu berada di kampung nasrani. Setelah itu, dikabarkan kalau Rumi baru saja membeli minuman yang disembunyikan di dalam jubahnya. Sontak saja, warga ramai ramai mencari Rumi dan menghakiminya. Mereka merasa ditipu dan kealiman Rumi hanya kedok belaka.

Rumi dihakimi masa dan hampir saja mati. Kemudian terdengarlah suara Syamsuddin Tabrizi dibalik penghakiman itu. Wahai manusia, apa yang kali lakukan, kalian telah melakukan kesalahan dan penghakiman. Yang disembunyikan Rumi hanyalah cuka, bukan arak. Jika tidak percaya silahkan untuk menggeledahnya. Dan ternyata benar, Isi dari botol itu hanyalah cuka, bukan arak. Semua orang meminta maaf kepada Rumi atas kesalahan yang mereka lakukan.

Guru Rumi berkata, kehormatan mu yang kau banggakan itu, tak tahan lama. Kau bangun kehormatan itu bertahun tahun lamanya, hanya hilang dalam sekejap. 

Dalam hal ini, kehormatan sebagaimana yang digambar Rumi itu, adalah sebuah dunia. Dan dunia tak akan bertahan lama dan akan hilang dalam sekejap.

Makanya, jika sekarang anda kaya, dan dihormati banyak orang, jangan bangga diri. Jika anda bangga dan gila terhadap kekayaan mu itu, berhati hatilah. Jadikan hartamu sebagai wasilah menuju surga. Karena hidup di dunia ini hakekatnya adalah orang yang berjalan jauh. Maka gunakan hartamu itu untuk persiapan atau bekal menuju akhirat kelak dengan cara mensedekahkan kepada orang lain.

Cara Agar Tidak Diperbudak Harta Dunia Rating: 4.5 Diposkan Oleh: hh
 

Top