Kangsantri. Berikut ini adalah niat mandi wajib setelah haid. Perlu diketahui merupakan hadas besar yang terjadi pada perempuan. Setiap hadas besar diwajibkan untuk mandi sebagai proses pensucian. Apabila perempuan setelah selesai haid namun belum mandi, maka dia belum suci. Bagaimana cara mesucikannya?
source:tandapagar.com
Perlu diketahui, orang yang haid dilarang melakukan ibadah seperti sholat, puasa, towaf, membaca al quran, memegang al quran, jima' dan cerai. Semua larangan itu tidak boleh dilakukan bagi perempuan yang sedang haid.
Apabila sudah suci dari haid dengan mandi wajib, maka diperbolehkan melakukan ibadah di atas. Karena dalam menjalankan ibadah tubuh harus suci dari hadas dan najis. Dan haid itu termasuk hadas besar yang harus disucikan dengan mandi wajib dengan membasuh seluruh tubuh.
Nah, sebelum mandi wajib setelah haid, maka perlu diketahui caranya, berikut di bawah ini:
1. Niat Manid Wajib Setelah Haid
Niat Mandi wajib dilafalkan di dalam hati. Boleh disertai dengan lisan, namun hanya sebatas untuk membantu hati melafalkannya.
نَوَيْتُ الْغُسْلَ لِرَفْعِ حَدَثِ الْحَيْضِ ِللهِ تَعَالَى
Artinya : Saya niat mandi untuk menghilangkan hadats haid karena Allah Ta'ala
2. Membasuh seluruh tubuh mulai dari ujung rambut hingga kaki.
Seseorang yang mandi wajib setelah haid harus membasuh seluruh tubuhnya. Kadang yang lali dalam pembasuhan adalah lekukan tubuh, seperti lekukan telinga, perut, pusar, dan lainnya. Ini harus diperhatikan dan harus terkena air.
Selain itu, jika ada cat pada kulit harus dibersihkan lebih dulu. Karena jika tidak, maka mandinya tidak sah dan harus diulang kembali. Mengapa? karena cat bisa menghalangi air membasahi kulit.
Kemudian, perempuan yang mandi wajib setelah haid ini diusunnahkan juga melakukan beberapa kesunnahan, seperti wudlu sebelum mandi, mendahulukan bagian kanan.

